Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Rabu , 23 September 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » Tugas Akhir & Skripsi » Sastra Inggris
di-posting oleh 220511100035 pada 2026-05-26 05:05:56  •  106 klik

An Analysis of Impoliteness Revealed in the Comment Section of Eric Adamss Official Instagram Post.
An Analysis of Impoliteness Revealed in the Comment Section of Eric Adamss Official Instagram Post.

disusun oleh ANI NOVITASARI


SubyekImpoliteness
Comment Section
Eric Adams
Instagram.
Kata KunciImpoliteness
Comment Section
Eric Adams
Instagram.

[ Anotasi Abstrak ]

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan jenis dan menelaah fungsi ketidaksantunan. Jenis-jenis ketidaksantunan diklasifikasikan dalam lima kategori, seperti langsung dan tanpa basa-basi (bald on record), ketidaksantunan positif (positive impoliteness), ketidaksantunan negatif (negative impoliteness), sarkasme/kesantunan pura-pura (sarcasm/mock politeness), dan menahan kesantunan (withhold politeness). Sementara itu, terdapat tiga fungsi ketidaksantunan, yaitu afektif, koersif, dan hiburan. Subjek penelitian ini adalah komentar netizen pada unggahan resmi Eric Adams di Instagram. Penelitian ini menggunakan teori yang dikemukakan oleh Culpeper (1996) dan Culpeper (2011). Metode pengumpulan data dilakukan melalui analisis dokumen dengan pendekatan nonpartisipan. Dalam metode ini, peneliti menganalisis komentar tanpa terlibat atau berpartisipasi dalam percakapan, melainkan hanya mengamati dan menafsirkan data yang tersedia. Data yang dikumpulkan berupa komentar yang mengandung unsur ketidaksantunan yang ditampilkan sebagai ujaran berisi ekspresi emosional terhadap Eric Adams. Analisis data menggunakan teknik Miles, Huberman, dan Saldana (2014) yang meliputi tiga langkah: kondensasi data, penyajian data, dan penarikan/verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat jenis ketidaksantunan yang ditemukan dalam komentar netizen, yaitu langsung dan tanpa basa-basi (bald on record), ketidaksantunan positif (positive impoliteness), ketidaksantunan negatif (negative impoliteness), sarkasme/kesantunan pura-pura (sarcasm/mock politeness). Sementara itu, menahan kesantunan (withhold politeness) tidak ditemukan dalam komentar-komentar tersebut. Berdasarkan temuan tersebut, positive impoliteness merupakan jenis yang paling sering ditemukan sedangkan sarcasm/mock politeness merupakan yang paling jarang muncul. Selain itu, hanya ditemukan dua fungsi ketidaksantunan, yaitu afektif dan koersif, sedangkan fungsi hiburan tidak ditemukan pada kolom komentar. Dalam hal ini, fungsi koersif menjadi yang paling dominan, sementara afektif adalah yang paling sedikit ditemukan. Dominasi ketidaksantunan positif (positive impoliteness) dengan fungsi koersif menunjukkan bahwa orang-orang di kolom komentar sering menggunakan bahasa yang menyinggung untuk menekan atau memengaruhi orang lain. Hal ini mengungkapkan bahwa interaksi daring dapat menjadi lebih agresif dan bersifat mengontrol.


Deskripsi Lain

The purpose of this study is to find out the types and examine the functions of impoliteness. The types of impoliteness are classified into five categories: bald on record, positive impoliteness, negative impoliteness, sarcasm/mock politeness, and withhold politeness. Meanwhile, there are three functions of impoliteness, such affective, coercive, and entertaining. The subjects of this research are the netizens’ comments on Eric Adams’s official Instagram post. This study uses theories proposed by Culpeper (1996) and Culpeper (2011). Methods of data collection through document analysis using a non-participant approach. In this method, the researcher analyzes the comments without engaging participating in the conversation, but just observing and interpreting the existing data. The data consist of comments that contain impoliteness, which are presented utterances in the form of emotional expressions towards Eric Adams. Analysis of data using Miles, Huberman, and Saldana (2014) techniques. The steps of data analysis begin with data condensation, data display, and conclusion drawing/verification. The results show on the findings that there are four types found in netizens’ comments, including bald on record, positive impoliteness, negative impoliteness, and sarcasm/mock politeness. Meanwhile, withhold politeness is not found in these comments. Based on that, positive impoliteness is commonly found, while sarcasm/mock politeness is the least common in the comments. There are just two functions found, namely affective and coercive, where entertaining is not found in the comment section. In this case, coercive function becomes the most common, while the least common is the affective function of impoliteness. The dominance of positive impoliteness with a coercive function shows that people in the comment section often use offensive language to pressure influence others. This reveals that online interactions can become more aggressive and controlling.

Kontributor: EVI PEBRI ILA RACHMA, S.PD., M.A.
Tanggal tercipta: 2026-05-06
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39646
No Koleksi: 220511100035


Sumber :
Universitas Trunodjoyo Madura

Ketentuan (Rights) :
2026

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39646-Abstract.pdf - 96 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39646-Cover.pdf - 2902 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39646-Chapter1.pdf - 117 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39646-Chapter2.pdf - 122 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39646-Chapter3.pdf - 126 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39646-Chapter4.pdf - 619 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39646-Conclusion.pdf - 93 KB
 File PDF  8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39646-References.pdf - 132 KB
 File PDF  9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39646-Appendices.pdf - 1801 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar